MODEL PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR 

UNTUK GENERASI Z


        Guru seringkali mengabaikan penggunaan model pembelajaran di dalam kegiatan pembelajaran yang mereka laksanakan. Seringkali guru hanya mengggunakan model dan strategi pembelajaran konvensional dalam pembelajaran. Seperti penggunaan metode ceramah dalam menyampaikan materi dan pemberian tugas kepada peserta didik seperti biasa (teacher centre).

        Model dan metode seperti di atas mungkin sudah tidak lagi cocok digunakan pada kondisi peserta didik sekarang ini. Peserta didik sekarang memiliki karakteristik yang berbeda jika dibandingkan dengan peserta didik dahulu. Peserta didik sekarang yang sering disebut dengan generasi Z memiliki beberapa karakeristik salah satunya adalah tidak bisa fokus atau konsentrasi dalam waktu lama mengenai suatu hal. Dengan salah satu karakteristik generasi Z tersebut, tentu saja metode pembelajaran seperti ceramah di depan kelas yang dilakukan oleh guru sudah tidak cocok lagi dilaksanakan. Tentu saja ini menjadikan PR yang betul-betul harus diselesaikan guru secepatnya. Karena jika hal ini dibiarkan secara berlarut-larut akan berdampak luas pada kualitas pendidikan Indonesia. 

         Dalam menghadapi generasi Z, guru sebagai pendidik harus senantiasa melakukan inovasi- inovasi dalam pembelajaran yang dapat menarik minat dari peserta didik untuk belajar. Salah satunya adalah dengan menerapkan model-model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student centre). Model- model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik ini artinya adalah model pembelajaran yang di dalam kegiatan pembelajarannya lebih menekankan pada peran aktif peserta didik dalam membangun pengetahuannya sendiri. Sehingga dengan keaktifan tersebut, pembelajaran nantinya akan lebih bermakna bagi peserta didik itu sendiri.

      Menurut Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses menggunakan 3 (tiga) model pembelajaran yang diharapkan dapat membentuk perilaku saintifik, sosial serta mengembangkan rasa keingintahuan. Ketiga model pembelajaran tersebut antara lain:

  1. Model Pembelajaran Discovery/ Inquiry Learning;
  2. Model Pembelajaran Problem Based Leraning; dan
  3. Model Pembelajaran Project Based Learning.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini